DUCK SYNDROME PADA MAHASISWA YANG MENGALAMI EFEK STRES BELAJAR DI MASA-MASA UJIAN
Keywords:
Duck syndrome; stres belajar; mahasiswaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh stres belajar terhadap kecenderungan duck syndrome pada mahasiswa di masa-masa ujian. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 232 mahasiswa dengan tingkat stres belajar yang telah diseleksi, yaitu tingkat stres belajar sedang, tinggi dan sangat tinggi. Pengambilan data dilakukan dengan melakukan pengukuran terhadap tingkat stres belajar menggunakan skala stres belajar. Mahasiswa dengan tingkat stres belajar yang sesuai kriteria kemudian di berikan skala kecenderungan duck syndrome. Analisis data menggunakan uji deskriptif untuk melihat sebaran data dan uji beda oneway anova untuk melihat perbedaan tingkat kecenderungan duck syndrome pada setiap tingkatan stres belajar. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa rata-rata skor kecenderungan duck syndrome semakin meningkat seiring dengan tingginya tingkat stres belajar pada mahasiswa. Perbedaan skor kecenderungan duck syndrome di setiap tingkatan stres belajar adalah signifikan dengan nilai F = 16,570 dan sig = 0,000. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh tingkat stres belajar terhadap kecenderungan duck syndrome pada mahasiswa di masa-masa ujian. Semakin tinggi tingkat stres belajar yang dialami oleh mahasiswa menandakan semakin tinggi tingkat kecenderungan duck syndrome.

